Pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19 menjadi salah satu program yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Surabaya. Banyak cara yang dilakukan untuk mewujudkan program tersebut, di antaranya melalui penggunaan produk UMKM dan peningkatan lapangan kerja bagi masyarakat di Kota Surabaya.
Hari ini, (18/03) Pemerintah Kota Surabaya bersama dengan 46 hotel di Kota Surabaya mengambil langkah awal untuk memulihkan ekonomi di Kota Surabaya dengan menandatangani Kesepakatan Bersama tentang Penggunaan Produk UMKM dan Pemberdayaan Masyarakat di Kota Surabaya. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman Balai Kota Surabaya serta dihadiri langsung oleh Bapak Walikota Surabaya dan 46 hotel terkait, yaitu :
- Hotel Oakwood Hotel And Residence
- Hotel Double Tree
- Hotel Tunjungan
- Hotel Mercure Grand Mirama
- Hotel Country Heritage Resort
- Hotel Bisanta Bidakara
- Hotel Elmi
- Hotel Gunawangsa Manyar
- Hotel Vasa
- Hotel Java Paragon
- Hotel Aria Centra Surabaya
- Hotel Grand Inna Tunjungan
- Hotel Santika Premiere Gubeng
- Hotel Arcadia
- Hotel Verwood Surabaya
- Hotel Crown Prince
- Hotel Harris Gubeng
- Hotel Ciputra World
- Hotel Varna
- Hotel Bekizaar
- Hotel G Suites Hotel
- Hotel Garden Palace
- Hotel Midtown Residence
- Hotel Grand Dafam
- Hotel Sahid Surabaya
- Hotel Midtown
- Hotel Astonn Inn
- Hotel Ibis Surabaya City Center
- Hotel Yello
- Ibis Budget Diponegoro
- Hotel Pop Gubeng
- Hotel Narita
- Hotel Pesonna
- Pop Stasiun Kota
- Hotel Pop Diponegoro
- Hotel Istana Permata Ngagel
- Istana Permata Dinoyo
- Hotel Cleo Bussines Jemursari
- Hotel Max One
- Hotel Gunawangsa Merr
- Hotel 88 Embong Malang
- Hotel V3 ( Vini, Vidi, Vici )
- Hotel Oval
- Hotel Grand Surabaya
- Hotel Deka
- Hotel Gold Vitel
Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan pelaku UMKM dan mitra hotel dapat bersinergi untuk menciptakan arus perputaran ekonomi yang sehat pada masa pandemi di Kota Surabaya.